Kamis, 12 Maret 2015

Pertanyaan

Benarkah Tuhan ada, jika tuhan ada dimanakah Tuhan bersemayam?

Jika Tuhan menciptakan segalanya, maka siapa yang menciptakan Tuhan, bagaimana asal mula terciptanya Tuhan?

Mungkinkah kita kembali ke masa lalu atau pergi ke masa depan?

Masihkah kita yang sekarang sama dengan kita pada 1 detik yang lalu?

Dari mana kita berasal, mengapa kita disini, dan kemanakah kita nanti?

Apa waktu itu?
Jika anda ingin mempersulit seorang fisikawan, tanyakan padanya : Apa itu waktu? sebab kita tidak akan tahu jawabannya.
Ada sebuah rumor yang mengatakan, waktu adalah senjata gaib alam yang menghalangi segala benda melakukan aktivitas secara bersamaan. Waktu bisa mendefinisi kehidupan kita sebab kita mengandalkan waktu untuk mengukur hidup. Namun dalam hal apa itu waktu, kita sama seperti orang zaman dahulu, juga tidak tahu apa-apa. Ini bukan berarti kita tidak tahu apa yang telah dilakukan waktu. Kita bisa memberi sebuah tanda pada waktu, kemudian masukkan waktu ke dalam persamaan yang tidak sama sehingga kita bisa meneliti sejumlah besar fenomena dan menarik kesimpulan.
Akan tetapi, ini belum bisa memberitahu kita sebenarnya apa itu waktu. Apakah merupakan sebuah sungai yang mengalir dari masa lampau ke masa depan? Jika ya, lalu sungai apakah itu? Apa yang mendorongnya bergerak dan berdasarkan apa kecepatan arus sungai itu mengalir? Jika waktu adalah sebuah sungai, apakah bisa mengalir ke atas menembus sungai ini? Dan apakah kita bisa sepenuhnya menghentikan arus sungai yang mengalir ini?
Novelis fiksi mengatakan ini memungkinkan. Yang mengherankan kita adalah fisikawan juga beranggapan seperti ini. Sebelum diciptakan sebuah mesin waktu, harus diketahui betul waktu yang sukar diraba dan mudah lenyap dalam sekilas. Hingga terakhir nanti, akan disingkap misteri-misteri yang misterius ini. Namun jika memang demikian, maka dipastikan akan muncul lebih banyak lagi misteri. Mungkin satu-satunya yang layak terhibur adalah apabila kelak kita dapat menyingkap semua misteri dan jika benar-benar terpecahkan, maka segalanya akan menjadi hambar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar